China’s Water Warriors: Citizen Action and Policy Change

Megaproyek Dam di China

Penulis: Andrew C Mertha
Penerbit: Cornell University
Cetakan: I, 2008
Tebal: xvii+168 halaman

Keputusan Pemerintah China membangun tiga pembangkit listrik tenaga air di Pubugou, Dujiangyan, dan Sungai Nu ternyata mengundang kontroversi. Reaksi muncul dari berbagai kalangan, seperti jurnalis, aktivis LSM, ilmuwan, dan masyarakat umum.

Mertha, asisten profesor dari Universitas Cornell, membahas hasil studi terhadap ketiga proyek di atas dalam buku ini. Penulis menyimpulkan, ada perubahan sistem politik domestik China atas megaproyek tersebut.

Bahasan pertama adalah kegagalan aksi perlawanan terhadap proyek Dam Pubugou di Provinsi Sichuan. Disebutkan, penduduk sekitar tidak mendapat kompensasi memadai, relokasi tidak sesuai janji, dan ditengarai jatuh banyak korban dalam aksi protes.

Kasus Dam Dujiangyan di Sichuan berbeda. Pembangunan pembangkit listrik tenaga air ini dianggap sebagai pendukung Sistem Irigasi Dujiangyan yang ada sejak 251 SM. Konflik Dam Dujiangyan akhirnya terselesaikan dengan keberhasilan dramatis yang berpihak kepada kelompok oposan.

Kasus ketiga, Proyek Sungai Nu. Isu dam yang berlokasi di Provinsi Yunnan ini adalah pembangunan ekonomi versus perlindungan lingkungan yang hingga kini masih berlanjut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s