Kisah Perjalanan Sepotong Kentang Keliling Dunia Hingga Menjadi Terkenal

Judul: Propitious Esculent: The Potato In World History
Penulis: John Reader
Penerbit: William Heinemann
Cetakan: I, 2008
Tebal: xvi + 315 halaman

Kentang lebih dahulu berpetualang sebelum mendunia seperti saat ini. Berawal dari ladang di Andes, Peru, bagian selatan Amerika, kentang menyebar ke Eropa hingga ke seluruh dunia. Kentang mengalami berbagai tantangan sebelum hadir dalam beragam bentuk olahan makanan, bahkan menjadi produk pertanian yang diandalkan. John Raider menguraikan sejarah kentang berikut perannya dalam rangka peringatan Tahun Kentang 2008 yang dipusatkan di Peru.

Revolusi pertanian berperan terhadap perkembangan kentang. Kentang tidak lagi ditanam secara tradisional, namun berkembang menjadi salah satu komoditas pertanian yang ditanam dengan sistem dengan pemeliharaan tertentu sehingga dapat menghasilkan panen berlimpah demi menopang kehidupan masyarakat.

Sejarah menunjukkan peran kentang di masa kelaparan bahkan menghadapi pertumbuhan penduduk yang meningkat tajam di berbagai belahan dunia. Kentang hadir sebagai makanan pengganti gandum dan mampu naik tingkat sebagai salah satu makanan yang dihadirkan dalam jamuan makan kaum aristokrat Eropa. Kentang juga telah menjadi salah satu produk pertanian andalan China. Papua Niugini pun akhirnya merasakan nikmatnya kentang sejak 2003 berkat bantuan para peneliti dari Australia dan International Potato Center.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s