Samuh, Apaan Tuh? Alien Kali Ya

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi II Cetakan Kelima tercantum lema samuh, pesamuhan. Berkelas kata nomina, persamuhan berarti pertemuan, persidangan, atau kongres untuk membahas sesuatu. Contoh pemakaiannya dalam kalimat menurut kamus itu: ”Persamuhan Bahasa Indonesia yang kelima diadakan di Jakarta.”

Ketiga kata yang menjelaskan arti lema samuh, persamuhan dapat diperiksa pada lema kata pokoknya masing-masing, tetapi lema-lema ini tidak mencantumkan kata samuh sebagai sinonimnya. Lema itu pun tidak tercantum sebagai sinonim pada lema konferensi, kongres, muktamar, rapat, sidang-persidangan, majelis, dan sebagainya. Tampak bahwa lema itu merupakan kata baru atau lema baru, dan dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia WJS Poerwadarminta, lema samuh tak dijumpai.

Dari manakah asal samuh? Pengecekan [samuha] m S An assembly, collection, accumulation, aggregate, generally; a multitude or number, or a mass or heap dilakukan dalam Kamus Bahasa Marathi. Rektor Athenaeum, Pune Prof Dr Noel Sheth yang ahli bahasa Sanskerta lulusan Harvard menjelaskan bahwa akar katanya adalah sam dan uha. Mahasiswa Universitas Pune menjelaskan bahwa arti kata sam adalah ’bersama’, sedangkan uha adalah ’ada, to be’. Maka, samuha berarti ’ada bersama’ dengan keterangan bahwa yang mungkin berada bersama itu bukan hanya benda mati, tetapi juga makhluk hidup.

Samuha berarti to be together dan to deliberate. Kamus besar bahasa Jawa-Belanda susunan JEC Gericke-T Roorda-AC Vreede (Amsterdam, 1875) dengan aksara Jawa untuk lemanya menulis sebagai berikut: samuha, samuwa, samoha: semua, padha (Sanskerta samuha, verzameling [kumpulan], vergadering [rapat, sidang]; menigte [kumpulan, kerumunan]; Mly alles, alle [semua, segala]).

Dari sini muncul kata Jawa pasamuwan, vergadering [kumpulan], vergaderplaats [tempat berkumpul]. Pembicaraan dengan Dr N Tanner dari Universitas Gregoriana dan rekannya mengatakan bahwa sam bersaudara dengan kata Belanda samen, Jerman gesamt, dan Inggris same, terkait bahasa Ugaritik di Siria. Dari sini tampak jelas bahwa kata samuha menyebar ke Barat dan ke Asia Tenggara menjadi kata Indonesia semua dan samuh, kata Jawa pasamuwan [suci] yang berciri bukan hanya ada bersama, tetapi berinteraksi.

Dari segi kebahasaan, lema dalam KBBI itu baru mencantumkan kata samuh dan pesamuhan, sedangkan Dr A Teeuw dalam Kamus Indonesia-Belanda mencantumkan lema samuha Jw, pesamuhan dengan arti bijeenkomst [pertemuan, rapat, dan sebagainya]. Dari segi pembentukan kata Indonesia, lema samuha boleh dijadikan samuh. Dari segi produktivitas pembentukan kata—tanpa anomali!—jika yang dipilih adalah kata samuh sebagai kata (baru) bahasa Indonesia, kiranya lema lebih lanjut harus dapat dibentuk jadi bersamuh, menyamuhkan, persamuhan, pesamuh, penyamuh, penyamuhan, samuhan, disamuhkan, tersamuh, tersamuhkan.

Seluruh sinonim kata yang ada sebagaimana telah disinggung di atas sebaiknya diorganisasi jika sepakat bahwa bahasa adalah suatu sistem komunikasi, dan Kamus Besar Bahasa Indonesia memang demikian adanya.

Willie Koen Pengamat Perkamusan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s