Tidak Ada Perploncoan Bila Belajar Di Australia

Perploncoan atau pekan orientasi, atau apa pun namanya, agaknya membuat sejumlah orangtua merasa trauma. Trauma itu muncul bukan karena namanya, tetapi karena adanya kekerasan di sana.

Lalu, setiap kali siswa atau mahasiswa baru akan diterima di sebuah sekolah yang berjenjang lebih tinggi atau perguruan tinggi, aktivitas perploncoan yang umumnya berisi banyak tindak kekerasan akan menyertainya. Belum lagi masalah kekerasan yang sering muncul di antara para siswa atau mahasiswa sendiri.

”Terus terang, saya takut anakku diplonco. Sebagai anak satu-satunya, wajar kalau saya melindungi anak. Karena itu, biar bagaimanapun keadaannya, saya berusaha mengirim anak untuk belajar ke luar negeri,” ujar Gunawan saat mencari informasi mengenai sekolah di Australia dalam sebuah pameran pendidikan di Jakarta.

Alasan Gunawan tentu saja masuk akal mengingat aktivitas perploncoan belum bisa dihilangkan dalam tradisi pendidikan di Indonesia. Masuk SMP, SMA, atau perguruan tinggi akan selalu diawali dengan kegiatan yang bernama perploncoan. Nama perploncoan memang sudah tidak dipakai lagi, diganti dengan berbagai nama yang bagus. Namun, pada intinya kegiatan menggojlok dan tindak kekerasan kepada para junior tetap saja terjadi.

”Di luar negeri, tentu saja tidak ada aktivitas perploncoan sebelum perkuliahan dimulai. Yang ada umumnya kegiatan pengenalan kampus dan pengenalan kota, cara naik kendaraan umum, dan sebagainya. Itu pun hanya berjalan satu-dua hari. Itu saja,” ujar seorang penjaga stan dalam sebuah pameran pendidikan di Jakarta.

Tempat terbaik

Australia sering disebut-sebut sebagai salah satu tempat terbaik di dunia untuk hidup sambil belajar. Memang, standar hidup di Australia merupakan salah satu yang tertinggi di dunia meski biayanya masih kompetitif. Selain belajar pada musim-musim kuliah, pada masa liburan pun banyak kesempatan diberikan kepada setiap orang untuk memiliki aneka pilihan aktivitas yang bisa memperkaya pengalaman diri, mulai dari festival budaya, konser hingga museum, dan acara-acara olahraga.

Meski tradisi pendidikan di Australia belum berjalan hingga ratusan tahun, adanya upaya untuk terus memperbaiki sistem dan kualitas membuat sejumlah lembaga pendidikan di Negeri Kanguru ini memiliki reputasi unggul di tingkat internasional. Hal ini bisa dilihat dalam berbagai informasi. Karena itu, jaminan pendidikan berkualitas menjadi salah satu hal yang selalu ditonjolkan dalam setiap pameran.

”Adanya tuntutan dari pemerintah setempat juga membuat standar kualitas pendidikan di hampir seluruh lembaga pendidikan di Australia umumnya setara. Jarang terjadi perbedaan kualitas yang begitu lebar pada lembaga pendidikan di Australia,” tutur Anita L Sutandya, konsultan pendidikan dari Anindo Dutabhuana, Jakarta. ”Karena itu, Australia menjadi salah satu tempat yang amat tepat untuk belajar hidup, belajar ilmu, dan tumbuh berkembang,” ujarnya.

Untuk bisa mengetahui sebuah lembaga pendidikan berkualitas atau tidak, Pemerintah Australia menyediakan direktori online dengan fasilitas pencarian (AusLIST). Hal ini akan membantu semua orang yang ingin mencari informasi mengenai pendidikan di Australia.

Dalam ketentuan disebutkan, lembaga pendidikan yang terdaftar di AusLiST harus merupakan penyedia jasa pendidikan dan pelatihan resmi; sepakat untuk memberikan program studi di negara lain sesuai standar yang setara dengan program studi yang diberikan di Australia; menandatangani sebuah Deklarasi Penyedia Jasa Pendidikan sesuai ketentuan-ketentuan yang berlaku.

Pengalaman unik

Di Australia, setiap orang memiliki kebebasan untuk memilih jalur studi sesuai tujuan hidupnya. Karena itu, hingga kini ada ribuan program studi yang ditawarkan. Dan apa pun program studi yang dipilih, akan didapat pengalaman pendidikan yang unik. Studi di Australia juga akan mendorong setiap peserta didik untuk memiliki pemikiran yang inovatif, kreatif, dan mandiri.

Selain memiliki reputasi internasional, pendidikan di Australia juga dikenal bagus dalam struktur yang efektif dan perkembangan kebijakan yang inovatif. Banyak negara yang ingin meningkatkan kualitas sistem pendidikannya terpaksa datang ke Australia untuk berguru dan mendapatkan tuntutan.

Australia juga merupakan salah satu tempat terbaik untuk hidup. Sebagai negara yang masih muda, Australia boleh dikata penuh energi dan ramah. Setiap siswa dan mahasiswa dapat hidup, belajar, dan tumbuh berkembang. Karena itu, bila menginginkan pendidikan yang berkualitas, sekaligus berkesempatan untuk belajar hidup, belajar tumbuh dan berkembang, barangkali tidak salah kalau memilih Australia.

Perencanaan yang matang

Kepada para calon siswa-siswi atau mahasiswa-mahasiswi yang ingin belajar ke Australia, umumnya diingatkan untuk memilih program studi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan sasaran karier. Karena itu, sebelumnya perlu dipertimbangkan masak-masak dan dirancang secara matang bidang studi, tingkat kualifikasi, lama pendidikan, dan tempat yang akan dituju. Pertanyaan umum yang sering muncul adalah pendidikan jenis apa yang diminati. Selama ini sistem pendidikan dan pelatihan di Australia mempunyai empat ”bidang”.

Pertama, universitas. Belajar di universitas Australia dan mendapatkan kualifikasi internasional. Karena itu, pengalaman belajar di Australia juga akan memberi pengalaman internasional. Apalagi banyak universitas di Australia mempunyai hubungan dan kerja sama yang baik dengan lebih dari 100 negara. Staf pengajar pun banyak direkrut dari luar negeri. Tidak hanya itu, pendidikan di Australia juga memberi iming-iming para lulusan akan dapat bekerja di berbagai perusahaan di seluruh dunia.

Universitas dan lembaga pendidikan di Australia menawarkan program-program studi dengan gelar sarjana (bachelor) dengan kualifikasi tinggi di berbagai bidang. Program yang ditawarkan pun amat beragam. Gelar sarjana (bachelor) merupakan kualifikasi paling umum yang ditawarkan di Australia. Selain itu, pelatihan riset dan pengembangan profesional juga ditawarkan, mulai dari jenjang master (S-2) hingga doktoral (S-3).

Terhadap gelar-gelar palsu yang banyak ditawarkan (umumnya juga menyebut nama perguruan tinggi di luar negeri), kita wajib waspada. Gelar-gelar palsu yang ditawarkan itu merupakan gelar akademik yang dijual dan biasanya ditawarkan melalui internet, tanpa perlu belajar. Bahkan, kepada para calon penerima gelar juga ditanyakan, wisuda akan dilakukan di hotel berbintang atau cukup di gedung biasa. Buntutnya, semua itu akan menuntut biaya yang besar. Karena itu, apabila terdapat tawaran gelar dari sebuah lembaga pendidikan di Australia, calon penerima diharapkan mengeceknya melalui situs web Departemen Pendidikan, Ketenagakerjaan dan Hubungan di Tempat Kerja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s