Masalah Klasik Indonesia Dalam MDG Adalah Masalah Biaya

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon mendukung wacana perlunya pembiayaan lebih inovatif guna membiayai pembangunan kesehatan global dan pengentasan rakyat dari kemiskinan.

Ban Ki-moon memperkirakan, butuh lebih dari 100 miliar dollar AS dalam waktu lima tahun ke depan untuk mencapai delapan sasaran Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) pada 2015. ”Perlu mobilisasi dana besar untuk itu. Negara-negara anggota telah mendiskusikan berbagai kemungkinan pendanaan yang inovatif,” ujarnya terkait pertemuan tingkat tinggi di PBB guna membahas Tujuan Pembangunan Milenium, pekan depan.

Pajak atau bea tambahan untuk item seperti transaksi perjalanan lewat udara dan transaksi finansial dapat dieksplorasi oleh negara-negara anggota.

Dia mencontohkan, sejumlah negara menerapkan iuran atau biaya atas pembelian tiket pesawat. Saat menjabat sebagai menteri luar negeri di Korea Selatan, Ban mempromosikan ide itu dan dikuatkan dengan peraturan. Dana yang terkumpul digunakan untuk pembiayaan sasaran-sasaran pembangunan. Negara lain, seperti Perancis, Norwegia, dan Brasil, menerapkan hal serupa.

Kematian ibu dan anak

Ban mengatakan, mengurangi angka kematian anak di bawah usia lima tahun dan menurunkan angka kematian ibu merupakan tujuan yang paling lamban kemajuannya sejak dicanangkan tahun 2000.

Dalam pertemuan itu, masalah mengurangi kematian ibu dan anak tersebut akan diprioritaskan untuk bisa dicapai lima tahun lagi.

”Kita telah bekerja keras mengurangi kemiskinan ekstrem, menyediakan pendidikan, dan mengadakan infrastruktur sanitasi dan kesehatan. Sekarang, kita harus berbuat lebih untuk kematian ibu dan anak,” ujarnya.

Di kalangan lembaga pemberi bantuan, ada keraguan MDGs akan tercapai.

Beberapa tujuan sangat berat untuk dicapai, seperti menghentikan penyebaran HIV/AIDS, mengurangi dua pertiga jumlah kematian anak di bawah usia lima tahun, mengentaskan rakyat dari kemiskinan (mengurangi separuh jumlah orang berpendapatan kurang dari satu dollar AS per hari), serta kelaparan.

”Ada skeptisisme, tetapi MDGs adalah janji, cetak biru pemimpin-pemimpin dunia untuk mengangkat miliaran orang dari kemiskinan. Tujuan-tujuan itu harus kita capai,” ujar Ban. ”Dengan komitmen para pemimpin, dikombinasi dengan sumber daya dan bantuan internasional, saya kira kita bisa mencapainya,” katanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s