Gabriel Garcia Marquez Peraih Nobel Kesusastraan Asal Kolumbia Meninggal Dunia

Penulis peraih Nobel Kesusastraan asal Kolombia, Gabriel Garcia Marquez, telah meninggal dunia dalam usia 87 tahun, Kamis 17 April 2014. Dia sering dianggap sebagai salah seorang penulis terbesar yang menggunakan Bahasa Spanyol. “Gabriel Garcia Marquez sudah meninggal dunia,” kata salah seorang juru bicara keluarga, Fernanda Familiar, lewat pesan Twitter.

“Mercedes (istrinya) dan kedua putranya, Rodrigo dan Gonzalo, memberikan wewenang kepada saya untuk menyampaikan informasi tersebut. Kesedihan yang mendalam,” tambahnya. Karya Marquez yang paling terkenal adalah yang sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa di dunia, termasuk Bahasa Indonesia.

Novel yang ditulisnya pada tahun 1967 itu sudah terjual lebih dari 30 juta buku di seluruh dunia dan meraih Nobel Kesusastraan pada tahun 1982. Beberapa novel lainnya yang juga mendunia antara lain dan Gaya bertuturnya yang hidup dengan cerita mencampurkan kenyataan serta gaib menempatkan dia menjadi pelopor aliran sastra yang disebut realisme magis.

Dia berada dalam keadaan sakit beberapa waktu belakangan dan bulan lalu sempat dirawat di rumah sakit karena menderita karena gangguan pernafasan dan infeksi air seni. Pekan lalu Marquez dipulangkan kembali ke rumahnya namun kondisi kesehatannya dilaporkan ‘amat ringkih’ karena usia tuanya.

Dia tinggal di Meksiko selama 30 tahun belakangan. Presiden Kolombia, Juan Manuel Santos, menyampaikan penghormatan kepadanya melalui Twitter. “One Hundred Years of Solitude dan kesedihan atas kematian warga agung Kolombia sepanjang masa.”

Novelis terkenal asal Kolombia yang juga meraih nobel untuk sastra, Gabriel Garcia Marquez meninggal dunia. Dari presiden, penulis hingga artis mengutarakan bela sungkawanya terhadap novelis raksasa Amerika Latin berusia 87 tahun itu. Berikut adalah kutipan dari teman dan pengagum terkenal penulis pemenang Nobel dari “Seratus Tahun Solitude”, seperti yang dilansir AFP, Jumat (18/4/2014).

Presiden Barack Obama mengatakan, dunia telah kehilangan penulis visioner terbesar dan menjadi salah satu favorit dirinya sejak muda. “Seperti dieketahui ‘Gabo’ memiliki jutaan penggemar, dia pertama memenangkan pengakuan internasional dengan karya-Nya ‘Seratus Tahun Solitude’. Dan saya pernah mendapatkan kesempatan istimewa untuk bertemu dirinya di Meksiko di mana dirinya mempersembahkan salinan tertulis miliknya yang saya hargai sampai hari ini. Dan saya sampaikan kepada keluarga dan teman-temannya, yang saya harapkan bisa memberikan penghiburan di mana kenyataanya apa yang telah dilakukan oleh Gabo akan hidup di generasi yang akan datang,” ujar Obama.

Selain Obama, Mantan Presiden AS Bill Clinton juga mengutarakan bela sungkawanya. “Saya sedih mengetahui telah meninggalnya Gabriel Garcia Marquez. Dari waktu saya membaca Seratus Tahun Solitude lebih dari 40 tahun yang lalu, saya selalu kagum dengan imajinasinya yang unik, kejernihan pikiran, dan kejujuran emosionalnya. Saya menangkap rasa sakit dan sukacita kemanusiaan kita dalam pengaturan baik yang nyata dan ajaib. saya merasa terhormat untuk menjadi temannya dan untuk mengetahui hati yang besar dan pikiran yang cemerlang selama lebih dari 20 tahun,” ujar Clinton.

Presiden Colombia Juan Manuel Santos juga tidak lupa mengutarakan bela sungkawanya. Menurutnya, Gabo selalu menjadi yang terbaik di Kolombia. “Seribu tahun kesendirian dan kesedihan atas kematian penulis terbesar Kolombia sepanjang masa. Solidaritas dan belasungkawa kepada (istri Garcia Marquez Mercedes) Gabo dan keluarga. Gabo tidak pernah mati,” ujarnya. Selain para kepala negara, ucapan belasungkawa juga hadir dari para artis kebangsaan Kolombia. Penyanyi Shakira juga mengutarakan kesedihanya.

“Untuk Gabo, dirimu pernah berkata hidup ini bukan hanya apa yang hidup, tetapi bagaimana kita mengingat kehidupan tersebut. Gabo, kau akan selalu dikenang oleh kita semua sebagai orang yang unik dan yang paling original dari semua. Sangat berat untuk mengucapkan selamat tinggal kepadamu dengan apa yang telah kau berikan kepada kita semua. Kau akan berada di hati saya dan di hati semua orang yang menyayangi dan mengidolakanmu,” terang Shakira.

Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto dan Presiden Ekuador Rafael Correa juga tidak lupa memberikan ucapan belasungkawanya. Menurut mereka, Gabo ialah penulis yang terbaik di Amerika Latin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s